pertanyaan seperti itu mungkin muncul dalam benak pembaca ketika membaca isi blog ini, saya yakin pembaca sudah banyak mendengar bahwa isi blog dan situs tidak bisa dipertangunggjawabkan, namun saya perlu memberitahukan suatu hal, hal-hal yang saya tuliskan di blog ini merupakan pengetahuan umum yang dapat diakses dengan mudah di dalam Bahasa Inggris, jadi mudah untuk dicek benar atau tidaknya jika pemaca, mungkin pembaca ada yang bergumam infromasi dari Bahasa Inggris kan juga belum tentu benar, anda tidak salah, cuma jika suatu informasi itu sudah diterima sebagai kebenaran yang umum, misalnya bom atom dijatuhkan dua kali di jepang, satunya di hiroshima dan nagasaki, tentu sangat sulit untuk menduga bahwa itu sejarah yang dipalsukan, kecuali orang yang sangat awam sampai-sampai tidak percaya apaapun karena tidak pernah tahu, atau orang yang sudah terlalu fanatik yang menganggap semua informasi yang beredar itu palsu
Abad kemunduran yang memprihatinkan Turki Ustmani, Mesir, dan Arab Saudi : pesan lintas zaman dari kejadian di masa lalu sebagai pelajaran untuk orang sekarang
Pada abad 18 Umat Islam mengalami kemunduran,Turki Ustmani sudah bukan lagi kekuatsn besar yang diperhitungkan, militernya sudah ketinggalan zaman karena adanya oknum-oknum yang menolak modernisasi, alasannya adalah menolak teknologi kafir. orang zaman itu tidsk bisa membedakan budaya dan teknologi ketika ada rencana modernisasi senjata mereka menolak dengan alasan teknologi kafir , bEgitu juga ketika muncul teknologi mesin cetak, mereka menolak dengsn alasan itu teknologi kafir dan berbahaya, padahal alasan itu dikrluarkan karena para tukang tulis buku(maaf Bahasa saya terlalu kasar) menolak mesin cetak karena jika ada mesin cetsk merekq akan kalah bersaing, merrkw itu prang terpelajar dan termasuk sedikit orsng yang biss menulis dengan baik , namun karena menolak teknologi akibat kepentingan pribadi yang bersifst singskt saya sebut mereka sebagai tukang tulis buku, tentuc saja ada yang tidak setuju seperti channrl al muqadimah. tspi biarlah saya ada dsn yang tidak setuju ada , saya t...
Komentar
Posting Komentar