Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Relevansi blog ini untuk Indonesia

Mungkin sebagian pembaca bertanya-tanya mengapa saya harus memilih untuk menulis blog tentang Irak khisuskkh di era Sadam Husein , sedangkan di dalam negeri masih banyak maslaah yang perlu diperhatikan , tujuan saya menulis blog ini adalah untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi Irak karena selama ini masyarakat kita hanya mendengar sebagian informasi dari media yang tentu sudah mengalami sedikit perubahan agar sesuai dengan cara berpikir masyarakat kita , saya disini tidak bermaksud untuk merusak cara berpikir masyarakat uang suf ah ada namun untuk memperjelas agar tidak kaget jika suatu saat menemukan bahwa informasi yang diterima selama ini tidak sepenuhnya benar ., Saya juga tidak bermasber untuk menghakimi siapapun karena hanya Allah subhanallahu watala yang mengetahui kejadian apasajakah yang telah terjadi di Irak dan hanya Allah saja yang dapat mengadili "para pelaku" yang terlibat dalam "panggung politik Irak" dan jutaan warga Irak yang sudah menjadi ...

Irak1991-2003

Setelah menghajar habis-habisan tentara Irak di Kuwait dan membombardir Irak dengan serangan udara dan rudal jelajah Amerika serikat dan sekutunya tidak langsung menginvasi Irak karena George bush senior berpendapat bahwa menyerang Irak secara langsung untuk menggulingkan Sadam hHusei hanya akan menyebabkan kekacauan, sebagai gantinya Amerika menerapkan zona larangan terbang di Irak Utara dan Selatan tempat suku Kurdi dan kaum Syiah , selain itu Irak juga dikenai sanksi embargo internasional melalui resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 660, 661, 662, 663, 664, 665, 666, 667, 669, 670, 674, 677, 678, dan 687, seluruh resolusi tersebut ditujukan untuk Irak agar menghancurkan seluruh senjata pemusnah massal dan rudal balistik jarak jauhnya serta mbayar seluruh kerugian perang dan utang negara , resolusi ini tentu saja mencegah Irak untuk membangun kembali kekuatan militernya sehingga militer Irak tidak pernah pulih seperti pada tahun 1990 ketika Irak diinvasi pada tahun 2003, praktis keliat...

Dampak perang Irak :gadafi menyerahkan senjata pemusnah massalnya

Tentu saja kita semua sudah tahu bahwa Sadam Husein dituduh memiliki senjata pemusnah masal dan ternyata tidak terbukti dan dihukum gantung pada tahun 2006 sedangkan pemimpin "nyleneh" asal Libya Umar Khadafi dibunuh oleh pemberontak pada tahun 2012 setelah perang sipil Libya berlangsung seksel satu tahun , namun mungkin tidak banyak yang tahu bahwa sebenarnya Qadafi memang pernah membuat senjata pemusnah massal namun diserahkan kepada barat tidak lama setelah Irak dihancurkan dengan tujuan mencari senjata pemusnah massal , pada awalanya Qadafi masih memegang senjata pemusnah massal miliknya hal ini dapat dilihat pada video pertemuan liga Arab berjudul "gadafi predicts his death and Assad laugh" disitu gadafi menekankan pentingnya program nuklir negara Arab agar tidak mudah ditekan oleh nefane barat dan setelah Sadam Husein digantung mungkin Amerika serikat akan mengantungi pemimpin pemimpin negara Arab satu persatu , pidatonya ini ditanggapi dengan tawa oleh presi...

John Abi Zaid jendral Amerika serikat berdarah Arab dalam perang Irak 2003

Setelah serangan sebelas septembeS 2001 Amerika mulai menyerang Afghanistan untuk memburu Osama bin Laden dalam sebuah kampanye militer yang dinamai "perang melawan teror" , George bush, presiden Amerika serikat pada saat itu bahkan mengeluarkan pernyataan yang kurang lebih berbunyi"anda bersmaa dengan kami atau bersama dengan teroris? Jika tidak bersama dengan kami maka anda adalah teman dari teroris "Mullah Umar selaku Amir Taliban tidak mau menyerahkan Usamah bin Ladin kepada Amerika karena ia adalah tamu terhormat di Afghanistan, belum selesai perang Afghanistan pada tahun 2003 Amerika serikat kembali melancarkan perang terhadap Irak yang sudah diperlemah dengan perang teluk 1991 dan bargo selama dua dekade , perang ini membuat banyak orang Amerika serikat menjadi sentimen kepada orang Arab dan Islam karena image Islam benar-benar sudah dirusak oleh media sebagai Teroris namun ternyata slaah dari pimlpimp milirmi Amerika serikat di Irak adlahckeuturna .Arab yai...

1979:Saddam Hussein-hafez Al assad-afghan-syahreza

Pada tahun 1979 terjadi beberapa peristiwa  yang akan menentukan nasib timur tengah untuk beberapa dekade kedepan , bahkan sampai sekarang dampaknya masih dapat dirasakan, Timur tengah :Irak dan Suriah  : Saddam Hussein menggulingkan presiden Irak dan menjadi presiden  , ketika itu presiden Irak Ahmad Hassan Al Bakr berencana menggabungkan Irak dan Suriah dengan presiden Suriah Hafez Al Assad, ayah dari Bashar Al Assad sebagai ketua persatuan suriah dan Irak z Saddam huHusse yang pada saat itu menjabat sebagai wakil presiden tidak setuju dengan ide tersebut dan melancarkan kudeta terhadap presiden Ahmad Hasan yang pada saat itu sudah lanjut usia  , kudeta itu segera diikuti dengan pembersihan partai Baats dari orang-orang yang tidak setuju dengan kudeta itu , menurut dokumentasi BBC paling tidak ada enam puluh orang tokoh senior partai Baats yang menjadi korban . Iran: syahreza Pahlevi Raja Iran pro-Amerika seirkat dikudeta oleh tokoh Syiah imam khomeini yang an...

Meriam raksasa Babilonia

Semakin banyak usaha yang dilakukan oleh sadsam Husein untuk membuat Irak menjadi negara terkuat di antara negsranegara- Arab lainnya , salah satunya dengan membuat meriam raksasa yang mempunyai jangkauan 200km , proyek ini disebut sebagai proyek Babilonia yang dipimpin oleh insinyur asal Kanada yaitu Gerad bull , Gerad bull pada awalnya bekerja untuk proyek serupa di Amerika serikat namun proyek tersebut dihentikan karena sudah tidak sesuai dengan oerkembaperk zaman , perang sudah tidak dilakukan dengan meriam namun dengan rudal , ketika Saddam Hussein ingin mengembangkan meriam raksasa tentu saja Gerad bull tertarik karena dapat mengembangkan cita-citanya yang terhenti , namun keputusannya ini berakibat fatal ia dibunuh di Oslo pada tahun 1990 oleh tiga orang agen mossad Israel 

Program kbli ke Islam partai Baats Irak

Setelah sempat difatwakan sesat oleh Mufti agung Arab Saudi pada tahun 1991 , partai Baats Irakulai menjalankan program "kembali ke Islam " sejak tahun 1993 , program ini dipimpin oleh izzah ibrahim Adduri .Sebagian pihak beranggapan bahwa program kembali ke Islam hanyalah manuver politik partai Baats untuk menarik simpati umat Islam , program ini termasuk eksekusi massal orang orang yang diduga berprofesi sebagai psk , pbangunan masjid , penutupan klub malam , dan pelarangan alkohol 

Rivalitas Sadam Husein dan hafiz Al Assad

Sadam Husein dan hafiz Al Asad sebenarnya memiliki ideologi yang sama yaitu ideologi Baats namun keduanya saling bersaing untuk menjadi pemimpin dunia Arab , dalam buku "pedang sang Khalifah" ketika Irak diserbu oleh Amerika serikat pada tahun 2003 ,hafiz.al Assad sudah meninggal sejak tahun 2001 karena serangan jantung dan digantikan oleh anaknya yaitu Basyar Assad presiden Suriah yang sekarang , pada Saat itu Assad muda mengirimkan sekolompok milisi ke Irak untuk mengacaukan pendudukan Amerika serikat namun tidak membantu Irak secara langsung meskipun ia mengeluarkan oerpernyat yang mengecam invasi tersbter

Serangan pesawat siluman f-117 night hawk

Sebelum melancarkan serangan darat terhadap pasukan darat Irak di Kuwait Amerika dan sekutunya terlebih dahulu melancarkan serangan udara untuk melemahkan Iraq , serangan udara dan rudal jelajah tidak akan efektif apabalia Irak masih dapat menangkisnya dengan artileri pertahanan udara , salah satu komponen dari arhanud adalah radar udara yang berfungsi untuk mendeteksi kehadiran pesawat musuh , untuk itu Amerika serikat pada awal bombardir udaraengerahkan f-117 nighthawk untuk membom target-target penting di Baghdad , pemboman ini bukan tanpa perlawanan hanya saja arhanud Irak tidak mampu melihat darimana arah datangnya serangan sehingga mereka hanya bisa menembak dengan membabi buta ke arah udara , tentu saja tembakan membabi buta ini tidak menghasilkan aoaoapa dan pesawat pembom siluman milik Amerika dapat kembali ke pangkalan tanpa cacat sedikitpun, setelah pertahanan udara melemah barulah serangan idlanjutkanv dengan rudal jelajah dan pesawat tempur dan pembom biasa