Brlakangan ini sering kita dengar.kata unta dipakai untuk menjelekan uma t Islam di Indonesia yang mengikuti cara berislam negara Saudi Arabia , saya tidak mengikuti mereka tetapi di sini saya mau mrnjelaskan bahwa unta yang namanya digunakan untuk menjrlekan suatu kelompok malah merupakan hewan yang dianggap sangat bagus di Jazirah Arab , bagi Orang Arab dari Jazirah Arab unta adalah simbol dari kecantikan , maka kata bahasa Arab untuk unta dan cantik serta tampan hampir mirip iaiu Jamal dan Jamaal, yang huruf konsonanna sama hanya beda panjang pendek huruf vokalnya, itu menunjukkan kata-kata itu memiliki asal akar kata yang sama . Al Qur'an juga mengajak kita untuk melihat bagaimana unta diciptakan, dalam ayat itu kata yang digunakan adalah ibilli, silhakan liat penelitian tentang unta, anda kan melihat betapa menakjubkannya ciptaan Allah yang satu ini, hewan ini mampu berdiri di atas pasir tanpa tebenam, matanya memiliki filter anti debu, punuknya mampu menyimpan berliter-liter air, memakai kencing unta untuk minyak rambut atau meminum air kencingnya sebagai obat sudah menjadi kebiasaan Orang Arab badui di iklim yang keras, sama halnya dengan Orang Skandinavia yang suka makan ikan fermentasi yang busuk, atau obatan-obatan China yang dibuat dengan berbagai bahan yang aneh, atau obat kencing kuda dan sapi di beberapa tempat untuk mengobati penyakit tertentu, begitu juga obat bekicot mentah orang Dayak untuk mengobati racun upas sumpitan, begitu juga makanan orang Karo yang berbahan usus hewan ternak yang berisikan kotoran. menurut saya itu tidak patut utnuk diolok-olok, namun saya juga tidak setuju dengan pandanga keagamaan sebagian orang yang menganggap meminum kencing unta memiliki keutamaan sebagai ajaran Islam, hadis meminum kencing unta adalah untuk orang sakit bukan orang sehat, menurut saya salah jika orang sehat mengkhususkan diri untuk meminum kencing unta supaya mendapatkan keutamaan, adapun jamaah haji atau umrah mungkin memang mau mencoba pengalaman baru seperti wisatawan yang mencoba makanan aneh dari berbagai daerah, tapi ingat jangan dianggap keutamaan dalam agama
Abad kemunduran yang memprihatinkan Turki Ustmani, Mesir, dan Arab Saudi : pesan lintas zaman dari kejadian di masa lalu sebagai pelajaran untuk orang sekarang
Pada abad 18 Umat Islam mengalami kemunduran,Turki Ustmani sudah bukan lagi kekuatsn besar yang diperhitungkan, militernya sudah ketinggalan zaman karena adanya oknum-oknum yang menolak modernisasi, alasannya adalah menolak teknologi kafir. orang zaman itu tidsk bisa membedakan budaya dan teknologi ketika ada rencana modernisasi senjata mereka menolak dengan alasan teknologi kafir , bEgitu juga ketika muncul teknologi mesin cetak, mereka menolak dengsn alasan itu teknologi kafir dan berbahaya, padahal alasan itu dikrluarkan karena para tukang tulis buku(maaf Bahasa saya terlalu kasar) menolak mesin cetak karena jika ada mesin cetsk merekq akan kalah bersaing, merrkw itu prang terpelajar dan termasuk sedikit orsng yang biss menulis dengan baik , namun karena menolak teknologi akibat kepentingan pribadi yang bersifst singskt saya sebut mereka sebagai tukang tulis buku, tentuc saja ada yang tidak setuju seperti channrl al muqadimah. tspi biarlah saya ada dsn yang tidak setuju ada , saya t...
Komentar
Posting Komentar