Setelah merebut Zhongdu (sekarang beijing )dari Dinasti Jin Jenghis Khan memperoleh rampasan perang yang sangat banyak , yang ada dipikirannya adalah dengan harta yang banyak itu ia dapat memulai perdagangan ,Sambil memerangi Kuchluq dari Suku Naiman Jenghis Kahan mengirimkan para pedagang mongol ke arah Asia Tengah lewat jalurnsutra .
diutuslah lima ratus orang saudagar mongol ke.Khwarezmia sebagai duta niaga mongol . Sembari memerangi kuChlq ia menantikan kabar dari para saudagar yang ia kirimkan ke kjwarezmia , kuchluq sebenarnya adalah anak kepala Suku Naiman yang telah dikalahkan oleh Chenghis Khan ia kemudian melarikan diri meminta perlindungan pada pemimpin atau kahan dari Kara-khitai , Kara Khita di dalam Bahasa.Cina dikrnal sebagai liao barat . Dia diangkat menjadi menantu oleh kahan Karakhitai namun ia malah mengkudeta mertuanya , tidak hanya itu ia juga membenci orang Islam , konon Kuchluq pernah menyalib seorang guru madrasah di pintu madrasah dan membuat berbagai peraturan yang mempersulit Muslim di wilayah Liao
Kelimaratus orang saudagar mongol tersebut menempuh perjalanan yang sangat jauh melewati jalur sutera di bagian barat China atau Xinkiang yang dikenal memiliki alam yang keras , daerah tersebut bergurun gersang namun memiliki udara yang sangat dingin di musim dingin , belum lagi mereka juga harus melewati pegununggan tian shan yang curam . Setelah sampai ke wilayah khwarezmia mereka rupanya tiba di Kota Otrar yang sekarang berada di wilayah Kazakhstan , kota ini dalam dunia Islam lebih dikenal sebagai Kota.Farab tempat asal cendekiawan muslim al-Farabi , Gubernur Kota itu adalah paman dari Sultan Khwarezmia , namanya Inalchuq julukannya adalah Ghayir Khan , Ghayir Khan sebelumnya sudah mendengar tentang kebrutalan pasukan mongol di Tiongkok Utara , ia memerintahkan penangkapan terhadap para saudagar mongol dengab tuduhan bahwa mereka adalah mata-mata , ada beberapa versi tentang penangkapan ini , sumber mongol mengklaim paman sang sultan adalah orang yang serakah dan tujuan nya.adalah untuk merampok harta para saudagar mongol , sedangkan sumber Islam menyatakan bahwa para atau sebagian saudagar mongol tersebut tidak berkelakuan baik ketika berada di wilayah khwarezmia , Mendengar berita tersebut Jenghis Kan kemudian mengirimkan tiga orabg utusan yang terdiri atas orang muslim dan orang mongol , utusan muslim yang mewakili kepentingan mongol ini bernasib malang ia malah dijatuhi hukuman mati karena diangggap berkhianat dan utusan mongol yang merupakan orang mongol asli dianiaya .
Para pedagang yang tadinya ditahan akhirnya juga dijatuhi hukuman mati dan harta mereka diambil oleh negara khwarezmia .
Jenghis. Sangat marah mendengar para utusannya dibunuh dan dianiaya , ia sendiri telah membuat peraturan bahwa utusan atau diplomat tidak boleh dibunuh meskipun sedang dalam keadaan perang dan pembunuhan diplomat adalah salah satu bentuk dari pernyataan perang
diutuslah lima ratus orang saudagar mongol ke.Khwarezmia sebagai duta niaga mongol . Sembari memerangi kuChlq ia menantikan kabar dari para saudagar yang ia kirimkan ke kjwarezmia , kuchluq sebenarnya adalah anak kepala Suku Naiman yang telah dikalahkan oleh Chenghis Khan ia kemudian melarikan diri meminta perlindungan pada pemimpin atau kahan dari Kara-khitai , Kara Khita di dalam Bahasa.Cina dikrnal sebagai liao barat . Dia diangkat menjadi menantu oleh kahan Karakhitai namun ia malah mengkudeta mertuanya , tidak hanya itu ia juga membenci orang Islam , konon Kuchluq pernah menyalib seorang guru madrasah di pintu madrasah dan membuat berbagai peraturan yang mempersulit Muslim di wilayah Liao
Kelimaratus orang saudagar mongol tersebut menempuh perjalanan yang sangat jauh melewati jalur sutera di bagian barat China atau Xinkiang yang dikenal memiliki alam yang keras , daerah tersebut bergurun gersang namun memiliki udara yang sangat dingin di musim dingin , belum lagi mereka juga harus melewati pegununggan tian shan yang curam . Setelah sampai ke wilayah khwarezmia mereka rupanya tiba di Kota Otrar yang sekarang berada di wilayah Kazakhstan , kota ini dalam dunia Islam lebih dikenal sebagai Kota.Farab tempat asal cendekiawan muslim al-Farabi , Gubernur Kota itu adalah paman dari Sultan Khwarezmia , namanya Inalchuq julukannya adalah Ghayir Khan , Ghayir Khan sebelumnya sudah mendengar tentang kebrutalan pasukan mongol di Tiongkok Utara , ia memerintahkan penangkapan terhadap para saudagar mongol dengab tuduhan bahwa mereka adalah mata-mata , ada beberapa versi tentang penangkapan ini , sumber mongol mengklaim paman sang sultan adalah orang yang serakah dan tujuan nya.adalah untuk merampok harta para saudagar mongol , sedangkan sumber Islam menyatakan bahwa para atau sebagian saudagar mongol tersebut tidak berkelakuan baik ketika berada di wilayah khwarezmia , Mendengar berita tersebut Jenghis Kan kemudian mengirimkan tiga orabg utusan yang terdiri atas orang muslim dan orang mongol , utusan muslim yang mewakili kepentingan mongol ini bernasib malang ia malah dijatuhi hukuman mati karena diangggap berkhianat dan utusan mongol yang merupakan orang mongol asli dianiaya .
Para pedagang yang tadinya ditahan akhirnya juga dijatuhi hukuman mati dan harta mereka diambil oleh negara khwarezmia .
Jenghis. Sangat marah mendengar para utusannya dibunuh dan dianiaya , ia sendiri telah membuat peraturan bahwa utusan atau diplomat tidak boleh dibunuh meskipun sedang dalam keadaan perang dan pembunuhan diplomat adalah salah satu bentuk dari pernyataan perang
Komentar
Posting Komentar