Kita sudah tahu tentang keberadaan film disney yang berbasis legenda seperti mulan, aladin, mermaid, dan sebagainya , mungkin tulissan ini sudah sangat terlambat dibandingkan dengan tanggal rilis film tersebut yang jauh . saya sendiri masih sangat kecil ketika film aladin versi disney ini ditayangkan di televisi Indonesia dan mungkin malah sudah dibaut sebelum saya lahir , mungkin juga sudah banyak orang lain yang menulis tentang film yang sama . mungkin akan ada pembaca yang merasa penulis berlebihan tetapi bagi penulis hal-hal sederhana yang mungkin tidak diperhatikan dapat menciptakan kesalahan pikir yang lebih besar karena tidak jarang hal-hal remeh yang terlihat di film dianggap sama seperti fakta dan tidak ada orang yang mengingatkan fakta-fakta yang salah di dalam sebuah acara hiburan , apabila pembaca ada yang merasa tidak nyaman dengan tulisan ini karena ssaya mengkritisi hal-hal yang sederhana maka pikirkanlah bagaimana cara mencegah miskonsepsi yang timbul karena fakta-fakta yang salah di dlaam film yang saya kritisi.
1.Cerita Aladin asli
cerita aladin sendiri bukanlah kisah nyata tetapi dibuat pada zaman abbasiyah ,cerita ini dilarang di Arab Saudi karena menyesatkan , meminta kepada jin hukumnya haram dan diancam masuk neraka .
2.Latar Cerita
kita tidak tahu sebenarnya kerajaan agrabah tempat tinggal putri jasmine berada di mana dan ada di zaman apa sehingga kita tidak bisa mengetahui agama yang dianut oleh warga agrabah , tentu saja tidak semua orang arab menganut agama Islam dan tentunya tidak apa-apa jika mislanya warga agrabah tidak menganut Islam dan banyak melanggar ketentuan-ketentuan Islam tetapi latar belakang yang kabur inilah yang membuat kerancuan karena di bagian awal film aladin versi layar lebar terdapat adegan putri jasmine keluar dari rumah sambil menyamar kemudian ia menggambil apel di kios seorang pedangan buah , spontan si pedangan buah marah dan ingin memotong tangannya , adegan ini mengesankan bahwa negara agrabah menerapkan hukum potong tangan bagi pencuri tetapi adegan diatas sangat ngawur karena dalam hukum Islam tidak semua pencuri dipotong tangannya dan untuk memotong tangan pencuri harus melalui pengadilan bukan asal potong tangan orang yang kepergok mencuri dan pencurian yang dipotong tangannya adalah pencurian yang mencapai nishab atau lebih gampangnya takaran tertentu , saya tidak ingat berapa nilai minimal barang yang apabila dicuri pencurinya diancam dengan hukum potong tangan tetapi pencurian buah apel jelas bukanlah jenis pencurian yang pelakunya dapat dijatuhi hukuman potong tangan karena nilai barang yang dicuri terlalu rendah , pencurian pada musim paceklik atau pencurian karena lapar juga tidak dipotong tangan karena sudah terdapat contoh dari Umar bin Khattab Radhiyallhu anhu yang membatalkan hukuman potong tangan bagi pencuri unta di zamannya setelah diketahui mereka mencuri karena lapar atau apceklik .Latar yang kabur inilah yang dapat menyebabkan orang mengira jika cerita aladin versi disney terjadi di negara Islam dan perilaku warga agrabah adalah cerminan dari ajaran dan perilaku umat Islam tentu saja sangat fatal apabila ada penonton yang mengira hukum potong tangan dilakukan sebagaimana yang ditunjukan di dalam film , mungkin pembaca yang kurang setuju pada saya berpikir" itukan yang tidak tahu , bagi yang sdah tahu syariat yang benar tidak masalah " . Saya juga tahu, orang yang paham syariat pasti sadar jika adegan dalam film tersebut salah . pertanyaan saya adalah bagaimanakah dengan orang yang tidak tahu?, mereka bisa salah paham!. karena ada yang tidak tahu itulah saya menulis artikel ini karena jika orang yang tahu harus memberitahu satu-persatu orang yang tidak tahu akan sangat boros waktu dan biaya .
1.Cerita Aladin asli
cerita aladin sendiri bukanlah kisah nyata tetapi dibuat pada zaman abbasiyah ,cerita ini dilarang di Arab Saudi karena menyesatkan , meminta kepada jin hukumnya haram dan diancam masuk neraka .
2.Latar Cerita
kita tidak tahu sebenarnya kerajaan agrabah tempat tinggal putri jasmine berada di mana dan ada di zaman apa sehingga kita tidak bisa mengetahui agama yang dianut oleh warga agrabah , tentu saja tidak semua orang arab menganut agama Islam dan tentunya tidak apa-apa jika mislanya warga agrabah tidak menganut Islam dan banyak melanggar ketentuan-ketentuan Islam tetapi latar belakang yang kabur inilah yang membuat kerancuan karena di bagian awal film aladin versi layar lebar terdapat adegan putri jasmine keluar dari rumah sambil menyamar kemudian ia menggambil apel di kios seorang pedangan buah , spontan si pedangan buah marah dan ingin memotong tangannya , adegan ini mengesankan bahwa negara agrabah menerapkan hukum potong tangan bagi pencuri tetapi adegan diatas sangat ngawur karena dalam hukum Islam tidak semua pencuri dipotong tangannya dan untuk memotong tangan pencuri harus melalui pengadilan bukan asal potong tangan orang yang kepergok mencuri dan pencurian yang dipotong tangannya adalah pencurian yang mencapai nishab atau lebih gampangnya takaran tertentu , saya tidak ingat berapa nilai minimal barang yang apabila dicuri pencurinya diancam dengan hukum potong tangan tetapi pencurian buah apel jelas bukanlah jenis pencurian yang pelakunya dapat dijatuhi hukuman potong tangan karena nilai barang yang dicuri terlalu rendah , pencurian pada musim paceklik atau pencurian karena lapar juga tidak dipotong tangan karena sudah terdapat contoh dari Umar bin Khattab Radhiyallhu anhu yang membatalkan hukuman potong tangan bagi pencuri unta di zamannya setelah diketahui mereka mencuri karena lapar atau apceklik .Latar yang kabur inilah yang dapat menyebabkan orang mengira jika cerita aladin versi disney terjadi di negara Islam dan perilaku warga agrabah adalah cerminan dari ajaran dan perilaku umat Islam tentu saja sangat fatal apabila ada penonton yang mengira hukum potong tangan dilakukan sebagaimana yang ditunjukan di dalam film , mungkin pembaca yang kurang setuju pada saya berpikir" itukan yang tidak tahu , bagi yang sdah tahu syariat yang benar tidak masalah " . Saya juga tahu, orang yang paham syariat pasti sadar jika adegan dalam film tersebut salah . pertanyaan saya adalah bagaimanakah dengan orang yang tidak tahu?, mereka bisa salah paham!. karena ada yang tidak tahu itulah saya menulis artikel ini karena jika orang yang tahu harus memberitahu satu-persatu orang yang tidak tahu akan sangat boros waktu dan biaya .
Komentar
Posting Komentar