Langsung ke konten utama

Berdirinya kerajaan Arab Saudi :Abdulaziz bin Saud vs Abdulaziz bin Rasyid

Setelah terusir dari kampung halamannya kini Bani Saud tinggal dibawah perlindungan Bani Sabah di Kuwait,  Kota Riyadh kini menjadi daerah kekuasaan Bani Rasyid yang berasal dari Kota Ha'il , hal ini tidak bisa dilelaskan dari kesalahan Bani Saud sendiri yang saling berebut kekuasaan,  perlu diingat pada era itu pemerintahan Bani Saud di Diriyah agak kurang. Dalam unsur spiritual tidak seperti era diriyah pertama ketika masih ada pengaruh yang kuat dari keluarga alu-syaikh.  Keputusan untuk tidak terlalu kuat dalam masalah agama itu diambil untuk mencegah terulangnya tragedi yang menimpa emirat Diriyah pertama yang disebabkan oleh sikap kaku Bani Saud dalam masalah perbedaan pemahaman Agama Islam Tetapi keputusan untuk tidak terlalu fokus dalam urusan spiritual itu membawa dampak lain yaitu pra anggota keluarga malah fokus berebut kekuasaan dan kini akibatnya bani Saud harus tinggal di pengasingan di kuwait. Penguasa kuwait Bani Sabah bermaksud untuk menggggunakan Bani Saud sebagai kekuatan tambahan untuk melawan Bani Rasyid yang didukung oleh Turki Usmani.  Bani Sabah diam-diam juga sudah membuat perjanjian rahasia dengan Inggris,  Jika kuwait diserang Inggris akan membantu kuwait. Inggris harus merahasiakan perjanjian tersebut dan melanggar Gentlemen Agreement di Eropa.  Sdharusnya setiap negara Eropa terbuka antara satu sama lain apabila membuat perjanjian atau berperang,  namun Inggris tidak ingin jika Turki sampai tahu Inggris membuat perjanjian dengan Kuwait yang merupakan musuh dari Bani Rasyid yang didukung oleh Turki Usmani.  Jika Turki sampai tahu Turki akan menjadi sekutu dari Jerman padahal Inggris tidak ingin menambah musuh dan ingin Turki menjadi sekutunya.  Namun Inggrjs juga tidak dapat menahan diri untuk mendapatkan pengaruh di Teluk Arab. Turki Usmani sebenarnya tahu bahwa Inggris diam-diam berusaha mencari pengaruh di Teluk Arab tetapi Turki berpura-pura tidakvtahu sebagi bagian dari strategi politik, harapannya jika suatu hari ada masalah dengan kuwait Turki dapat berdalih bahwa antara Inggris dan Kuwait tidak ada  hubungan apa-apa karena perjanjian antara Inggris dan Kuwait tidak pernah diumumkan , dengan demikian sama saja dengan kuwait tidak dilindungi INGGRIS.  Ketika pasukan Bani Rasyid berhasil mengalahkan Kuwait dan Kuwait terpojok di pinggir laut,  disaat-saat kritis itulah kapal perang Inggris yang kebetulan sedang berlabuh di Kuwait menghujani Bani Rasyid dengan peluru. Kontan pasukan Bani ha'il yang hampir menang itupun kocar-kacir tertimpa hujan timah. Turki tidak mengira kalau Inggris berani membela Kuwait dan menunjukkan perjanjjan antara Inggris dan Kuwait karena Jika perjanjian itu terbongkar dampamk bagi Inggris di Eropa akan sangat signifikan.  Karena akan membongkar rencana rahasia Inggris . Turki mengira Inggris tidak akan berani membela kuwait dan jika kuwait berhasil dikalahkan Inggris tidak akan mempunyai  sandaran lokal di teluk Arab.  Akhirnya setelah ssmpat bersitegang Inggris kembali berdamai dengan Turki walaupun tindakan Inggris memicu perdwbatan di Eropa.  Terlepas dari semua itu,  Bani Sabah sekarang babak belur meskipun diselamatkan oleh Inggris di detik-detik terkahie.  Sedangkan Bani Saud masih relatif utuh. Abdulaziz bin Saud sadar bahwa kekuatan militer Bani Rasyid sedang dipusatkan untuk melawan Bani Sabah di Kuwait dan pertahanan Kota Riyadh cukup lemah,  disinilah Abdulaziz memperlihatkan kecerdasannya.  Ketika Bani Sabah dan Banoi Rasyid sedang sibuk ia melancarkan. Serangan ke Kota Riyadh.  Ia dapat merebut Kota Riyadh untuk sesaat tetapi ia harus kembali ke Kuwait karena mendengar keluarganya yang ada di Kuwait  terancam.  Kemudian ia kembali melancarkan serangan ke Kota Riyadh hanya dengan membawa enam puluh orang prajurit,  sebuah prestasi yang luar biasa,  entah mengapa Bani Rasyid tidak mempersiapkan pertahanan Kota Riyadh meskipun kota tersebut sudah pernah diserang sebelumnya ketika pertahanan kota tersebut sedang lemah.  Mungkin Bani Rasyid memperkirakan Bani Saud tidak akan berani menyerang  Riyadh lagi setelah kekalahan beruntun yang dialami oleh Bani Saud  dalam menghadapi Bani Rasyid,  tetapi anggapan tersebut terbukti salah,  Abdulaziz bin Saud malah melancarkan aksi yang lebih berani dengan hanya membawa enam puluh personil.  Mereka beraksi bak pasukan khusus,  hanya beberapa orang dari enam puluh personil tersbut yang masuk ke dalam kota dan membunuh pejabat Banj Rasyid di kota itu dengan cara menggunakan batang kurma sebagi tangga untuk menaiki benteng sedangkan sebagian besar pasukan menunggu diluar kota dan kediaman pejabat Bani Rasyid berjaga-jaga apabila regu yang menyusup gagal.  Setelah merebut Riyadh Abdulaziz  bin Saud tidak mau mengulangi kesalahan yang sama seperti saat ia pertama kali menyerbu Riyadh,  ia segera memanggil keluarganya yang ada di Kuwait agar tidak bisa dijadikan sandera.  Ia segera memperkuat pertahanan Kota Riyadh  agar sulit dissrbu oleh Bani Rasyid karena pertempuran yang akan datang diperkirakan merupakan pertempuran akhir bagi Bani Saud karena apabila mereka kalah sudah tidakbada lagi tempat lain untuk melarikan diri karena Kuwait yang sudah babak belur sudah tidak dapat melindungi mwreka.  Selain merebut Kota Riyadh Bani Saud juga merebut Kota Kharaj,  Ibnu Rasyid yakin Bani Rasyid  memiliki kemungkinan yang besar untuk dapat mengalahkan Bani Saud karena mereka sudah pernah berkali-kali mengalahkan Bani Saud dan persenjataan Bani Rasyid lebih kuat. Ibnu Rasyid yakin Ibnu Saud tidak memiliki pasukan yang cukup untuk mempertahankan Kota Riyadh dan Kota Kharaj sekaligus oleh karena itulah ia memerintahkan dua serangan terhadap kota-kota tersebut secara bersamaan,  harapannya ia dapat mengalahkan Ibnu  Saud secara telak dalam dua medan tempur. Namun ternyata. Barapannya salah dan justru Ibnu Rasyidlah yang terkena perangkap Ibnu Saud,  Ibnu Saud mempusatkan kekuatan Bani Saud di Kota Kharaj sshinga serangan Ibmu Rasyid ke Kota tersebut berhasil digagalkan,  meskipun sydah kalah di kharaj Ibnu Rasyid tidak kehilangan rasa percaya dirinya dan malah bertambah yakin dapat merebut kota Riyadh karena ia berasumsi seluruh pasukan Bani Saud dipusatkan di Kharaj dan Kota Riyadh kosong,  asumsinya ini tidak salah dan memang benar kota Riyadh kosong Dari pasukan Bani Saud  , ketika pasukan Ibnu Rasyid masuk ke kota sama sekali tidak ada perlawanan dari Bani Saud namun tanpa di duga-duga kini warga Kota Riyadh bangkit untuk melawan pasukan Ibnu Rasyid  . Meskipun memiliki persenjataan yang bagus hasil dukungan daru Turki tetapi Pasukan Ibnu Rasyid tidakvsiapv untuk menghadapi perang semesta melawan warga kotavRiyadh . Ruoanya warga Riyadh tidak suka dipimpin oleh Bani Rasyid danv sudah lama merindukan Bani Saud,  perlawanan ini mengahasilkan kekalahan twlak bagi Emirat Jabal Syamar yang dipimpin oleh Bani Rasyid dan akibatnya suku-suku yang dulunya mendukung Jabal Syamar berbalik mendukung Bani Saud yang nantinya akan mendirikan Kerajaan Arab Saudi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menganiaya non muslim karnea muslim dianiaya di luar negeri

Saya pernah menemukan sebuah video di YouTube tentunya sultan Turki Usmani yang bernama Salim I alias Salim yavus atau di barat dikenal sebagai Salim thengrim , ketika itu Turki sedang berkonflik dengan dinasti mamalik atau mamluke di Mesir dan dengan shafawiyah di Iran yang dulu Persia . Ketika konflik terjadi di timur tengah di bagian paling barat dunia Islam terjadi sebuah tragedi yaitu jatuhnya kerajaan Islam terkahir di Spanyol yaitu imarah Granada  . Sultan muhaMuha dari Granada terpaksa menyerah kepada raja Ferdinand dan ratu Isabela setelah artileri Castilla dan Leon sudah sangat dekat dengan dinding kota granada , penyerahan kota granada ini juga dilengkapi dengan perjanjian bahwa pasukan Castilla dan Leon tidak akan masuk ke dalam kota dan hukum Islam masih berlaku di dalam kota sementara sang sultan menangis diatas sebuah bukit yang dikenal oleh orang spanyol sebagai. "tangisan terkahir sang Moor" sultan ini perah difilmkan dalam film asasin creed . Setalah kota d...

Hoax mualaf

Sekarang rasanya sudah sulit untuk meluruskan suatu fenomena yang terjadi pada saat saya masih duduk di bangku SMA , pada sat stu beredar luas informasi di internet tentang adanya mualaf dari luar negeri dari beragam latar belakang, informasi-informasi ini disambut hangat oleh Umat Islam di indo dan disebarkan dengan kecepatan yang luar biasa  , setlaah tersebar luas ternyata info itu hoax , salah satu hoax yang gila adalah biksu tong adlah seorang muslim dan kitab suci yang dicari adalah Al Qur'an , barat yang dimaksud bukanlah India tapi Arab . Selain itu ada juga berbagai macam info hoax yang timbul 🌐, pada saat itu sudah ada orang yang berusaha mutuskan penyebaran info palsu ini namun malah dituduh yang bukan bukan sekarang terbukti ternyata isu yang beredar luas di internet tentang adanya mualaf itu malah merugikan umat Islam karena umat Islam dituduh menyebabkan teebterbentu berita palsu skala besar padahal berita tersebht belum tentu berasal dari sumber yang terpercaya kar...

Isu Obama beragama Islam

Mungkin isu yang saya bahas ini sudah basi karnaa memang bareack Husein Obama sudah bukan lagi presiden Amerika serikat dan sekarang kita sudah memasuki era Donald Trump , memang benar suara terlambat untuk menulis ini tetapi saya harap tulisan saya ini bisa menjadi pelajaran bagikita semua tentang perbedaan masyarakat di negara yang berbeda atas sebuah isu atau berita , saya sendiri kurang mampu menangkap apa yang ada di dalam pikiran masyarakat Amerika serikat namun paling tidak disini saya akan menjelaskan secara kasar tanggapan masyarakat Amerika serikat terhadap isu bahwa presiden Obama beragam Islam dengan tanggapan masyarkat Indonesian khususnya masuarmasy muslim indinIndo , pertama kita semua pasti pernah mendengar tentang isu bahwa presiden Amerika serikat barak Obama si "anak Menteng " adlah seorang muslim dan terbukti ternyata isu tersebut tidak benar karena presiden Obama mengikuti agama ibunya bukan agama ayah kandungnya dari nigrNig . Kita semua tahu bahwa keti...