Langsung ke konten utama

Yazdegerd , Darius , dan Arslan

Kemarin maksud saya beberapa tahun yang lalu ada sebuah remake  anime asal Jepang yang dulu pernah dibuat tahun sembilan puluhan yaitu Arslan senki , anime ini terinspirasi dari sebuah karya sastra era dinasti Qajar di Iran yang berjudul Qissa-e-emir Arslan , awalnya saya kira tokoh anime ini terinspirasi dari raja alp Arslan dari dinasti turki seljuk karena lawan yang dihadapi memiliki penampilan mirip dengan pasukan salib asal Eropa barat baik dari seragam dan armor yang dikenakan maupun dari nama-namanya seperti Bodin , Guiscard , etoile, innocentis  dan sebagainya dengan pengecualian salib yang dipakai lebih mirip dengan salib ortodoks byzantium yang memiliki dua palang yang melintang , logika ini masih masuk karena memang sultan alp Arslan berperang melawan kaisar Romanos diogenes dari byzantium namun sepertinya pihak pembuat anime mengkombinasikan beberapa unsur yang ada dalam kenyataan menjadi satu dan tidak hanya terinspirasi dari satu era saja , di cerita tersebut Bangsa Pars yang terinspirasi dari Persia terlihat masih beragama majusi karena tahun yang ada di anime berkisar di tahun-tahun sbelwum adanya Islam di Iran dan  sebelum pertempuran atropatene ( di Duni nyata atropatene adalah nama kuno dari azeAzerbaijan) menyebut-nyebut leluhur Mereka seperti kaykushrau namun zirah lusitania lebih mirip  dengan zirah pasukan Crusader daripada baju zirah Romawi-byzantium , arsitektur dan pakaian perang bangsa pars lebih mirip masjid dan orang Islam , artinya era yang diambil adlaah pada masa byzantium vs Persia namun seragam tentara dan arsitektur diambil dari abad pertengahan ketika perang salib . Yang menarik bagi saya justru adlaah kisah pangeran Arslan sendiri yang baru berusia tujuh belas tahun ketika terjadi musibah di atropatene dan kemudian melarikan diri ke arah timur sampai ke benteng Peshawar (sekarang di afghAfghani) kemudian masuk ke sindhura (di dunia nyata adalah Sindhu di Pakistan ) , saya rasa kisah pelarian Arslan seperti perpaduan dari kisah pelarian dua raja Persia yaitu Darius danyazdegerd . Darius melarikan diri setelah kalah di pertempuran terbuka dan tidak pernah kembali ke ibukotanya sehunnga ibukotanya bertahan tanpa adanya komando dari sang raja sedangkan usia Arlan yang baru tujuh belas tahun mirip dengan usia yazdegerd ketika melarikan diri dari kejaran paduan muslim . Hanya saja Arslan di dalam anime bukanlah raja namun hanya pangeran dan ada unsur lain yang tidak ada dalam cerita raja Darius dan yazdegerd yaitu adanya pangeran lain yang meminta bantuan pada pihak asing untuk menggulingkan raja . Selain itu ada juga keganjilan pada nama sejumlah tokoh , nama lucian lebih pantas dijadikan nama orang lusitania karena orang Persia biasanya bernama rukhsan (Roxan) dan lucian terdengar terlalu eropa sedangkan narses dan Hermes adlaah sebutan orang Yunani untuk narswh dan hurmuz , jendral bahman yang sudah tua dan beralis tebal di peshawar mirip dengan jendral bahman(bukan mbahman ya!)wkwkwk yang ada di qadesia yang oleh orang Arab dipanggil sebagi jendral alis tebal hanya saja jendral bahman di anime mati di benteng Peshawar ketika melindungi pangeran Arslan dari pangeran Hermes sedangkan jendral bahman anak buah yazdegerd mati di qadesia dalam sebuah serangan kilat pasukan at Tamimi . Jika Darius dan yazdegerd tewas karena dikhianati pengawalnya (Darius dibunuh oleh bessus yang kemudian dibunuh oleh Alexander dan yazdegerd dibunuh oleh mahuy yang kemudian dibunuh oleh perampok ) maka Arslan selamat dan menyusun kekuatan , saya hanya berusaha mbadingkan cerita anime dengan cerita nyata dua orang raja Persia uanngmelarikam diri just have fun , don't take it so serius byebybe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abad kemunduran yang memprihatinkan Turki Ustmani, Mesir, dan Arab Saudi : pesan lintas zaman dari kejadian di masa lalu sebagai pelajaran untuk orang sekarang

Pada abad 18 Umat Islam mengalami kemunduran,Turki Ustmani sudah bukan lagi kekuatsn besar yang diperhitungkan, militernya sudah ketinggalan zaman karena adanya oknum-oknum yang menolak modernisasi, alasannya adalah menolak teknologi kafir. orang zaman itu tidsk bisa membedakan budaya dan teknologi ketika ada rencana modernisasi senjata mereka menolak dengan alasan teknologi kafir , bEgitu juga ketika muncul teknologi mesin cetak, mereka menolak dengsn alasan itu teknologi kafir dan berbahaya, padahal alasan itu dikrluarkan karena para tukang tulis buku(maaf Bahasa saya terlalu kasar) menolak mesin cetak karena jika ada mesin cetsk merekq akan kalah bersaing, merrkw itu prang terpelajar dan termasuk sedikit orsng yang biss menulis dengan baik , namun karena menolak teknologi akibat kepentingan pribadi yang bersifst singskt saya sebut mereka sebagai tukang tulis buku, tentuc saja ada yang tidak setuju seperti channrl al muqadimah. tspi biarlah saya ada dsn yang tidak setuju ada , saya t...

Andranik Ozanian dan kawan kawan: tokoh-kokoh pemberontak Armenia yang menjadi salah satu antagonis dalam Payithat Abdul Hamid II

saya memang cukup mengagumi Turki Utsmani sebagai kerajaan Islam yang besar, namun saya tidak menutup mata kalau ada cela atau aib pada Turki Utsmani, begitu juga dengan kerajaan-kerajaan Islam lainnya, karena kerajaan dan raja Islam seperti Amir, Sultan, bahkan Khalifah itu tidak ma'sum atau dijaga oleh Allah Subhanallahu Wata'ala dari dosa, bahkan khulafaur Rasyidin juga tidak ma'sum, yang ma'sum adalah rasulullah shalallahu alaihi wassalam.pengetahuan saya akan cela atau aib yang ada pada kerajaan-kerajaan Islam bukanlah sesuatu yang membuat saya ragu terhadap ajaran Islam karena kerajaan Islam sebagai mana yang saya sebutkan sebelumnya tidak ma'sum dan bisa memiliki kesalahan, yang salah adalah raja dan pemerintahannya bukan Islamnya. apabila saya menceritakan tentang aib tesebut juga bukan untuk melemahkan semangat beragama namun untuk mengingatkan kalau orang di zaman dahulu pernah berbuat salah dan jangan sampai kita mengulangi kesalahn itu, jika anda hanya ...

Pengepungan Acre Pada Perang Salib Ketiga: Sejarah Asli Kampanye Age of Empire II : The Lion and Demon

Para pengguna internet yang sudah punya komputer sejak tahun 1990an mungkin sudah tidak asing lagi dengan permainan strategi Age Of Empire II terutama seri pertamanya Age of Kings, yang mana di dalam permainan itu terdapat mode ( campaign )kampanye,skenario yang berdasarkan pada sejarah asli. Salah satu skenario kampanye yang ada adalah skenario Saladin atau Shalahudin Al Ayyubi. Skenario itu terdiri atas enam bagian dan yang terakhir adalah The Lion and Demon yang berarti "Sang Singa dan Sang Setan". Skenario itu didasarkan pada pengepungan Kota Acre, sebuah kota pelabuhan di Palestina oleh pasukan Salib gabungan dari pasukan Salib Inggris yang dipimpin oleh Richard the Lion Heart dan Pasukan Salib Perancis yang dipimpin oleh Louis Augustus. https://youtu.be/f2VDzjcIocY?si=TFMq-4u-pxN03yxu Pada skenario ini pemain diharuskan untuk membagun sebuah wonder (keajaiban dunia) dan mempertahankannya agar jangan sampai hancur sampai waktu timer wonder habis, pemenang akan menang a...