Nama perang ini tidak populer sebagaimana nama tempat terjadinya peperangan ini , namun pembaca mungkin pernah mendengar bahwa Turki Usmani pernah bermusuhan dengan dinasti Syi'ah shafawiyah di Persia , namun mungkin tidak banyak yang hafal nama tempat terjadinya perang tersebut karena memang tidak terkenal . Banyak yang tidak tahu bahwa sebenarnya dinasti Syi'ah shafawiyah juga berasal dari Bani Turk , kebanyakan orang mengira shafawiyah adlah dinasti asli Persia karena menganut Syi'ah padhaal pendiri dinasti ini safi-udin adalah seorang Turki azeri salah satu cabang etnik turkic yang tinggal di Azerbaijan begitu juga dengan dinasti Mughal di India sebenarnya juga bukan orang India asli tetapi Turki-mughal keturunan timur lenk , ini adalah fenomena menarik karena ada tiga dinasti keturunan turkic yang menguasai tiga kekaisaran yang penduduk aslinya bukan orang turkic , Usmaniyah berhasil menyebarkan bahasa dan budaya Turki di Anatolia dan mengasimilasi Anatolia. shafawiyah yang bukan Persia asli malah lebih galak dalam menyebarkan ajaran Syiah , banyak orang Persia majusi yang sudah hidup ratusan tahun dalam kekuasaan kaum muslimin tidak dipaksa masuk Islam namun hanya diperintahkan untuk membayar jizyah masuk Syi'ah di era shafawiyah , sebelum era sbafashafa sebagian besar Persia adlaah penganut ahlusunah walaupun ada tendensi kepada orang Arab setalah era shafawiyah hanya etnis baloch aja yang mayoritasnya masih berpegang pada ahlussunah wal jamaah , bangsa afganAfgan sebenarnya juga termasuk persia namun karena adanya pemaksaan dari shafawiyah untuk menganut Syi'ah mereka melepaskan diri dan membuat identitas baru yaitu bangsa Afghanistan , padahal bahasa Dari di Afghanistan hampir sama dengan bahasa persia di Iran . Agresivitas shafawiyah tidak hanya sdisisird isisi, mereka menyerang Irak dan bentrok dengan Usmaniyah di chaldiran . Pada akhirnya shafawiyah kalah oleh ketinggalan snekata . Mereka juga merusak kubah abduA Qadir jaJaila dan imam abu Hanifah r.a, perbuatan inilah yang memicu kemarahan Usmani sehingga menyerang shafawiyah habis-habisan , shafawiyah merespon dengan membumihanguskan ladang-ladang dan mindahkan pemukiman penduduk ke arah timur untuk mengosongkan perbatan barat Persia ibukota yang .dulunya ada di Tabriz sebelah barat a dipisah ke to.jr
Abad kemunduran yang memprihatinkan Turki Ustmani, Mesir, dan Arab Saudi : pesan lintas zaman dari kejadian di masa lalu sebagai pelajaran untuk orang sekarang
Pada abad 18 Umat Islam mengalami kemunduran,Turki Ustmani sudah bukan lagi kekuatsn besar yang diperhitungkan, militernya sudah ketinggalan zaman karena adanya oknum-oknum yang menolak modernisasi, alasannya adalah menolak teknologi kafir. orang zaman itu tidsk bisa membedakan budaya dan teknologi ketika ada rencana modernisasi senjata mereka menolak dengan alasan teknologi kafir , bEgitu juga ketika muncul teknologi mesin cetak, mereka menolak dengsn alasan itu teknologi kafir dan berbahaya, padahal alasan itu dikrluarkan karena para tukang tulis buku(maaf Bahasa saya terlalu kasar) menolak mesin cetak karena jika ada mesin cetsk merekq akan kalah bersaing, merrkw itu prang terpelajar dan termasuk sedikit orsng yang biss menulis dengan baik , namun karena menolak teknologi akibat kepentingan pribadi yang bersifst singskt saya sebut mereka sebagai tukang tulis buku, tentuc saja ada yang tidak setuju seperti channrl al muqadimah. tspi biarlah saya ada dsn yang tidak setuju ada , saya t...
Komentar
Posting Komentar