Recep Tayyip Erdogan adalah seorang presiden Turki yang fenomenal karena kiprahnya dalam dunia internasional , ia dikenal sebagai orang yang memulai islamisasi kembali di Turki setelah bertahun-tahun menganut kebijakan sekuler , beliau hampir dikudeta oleh militer Turki namun kudeta tersebut berhasil digagalkan , sekarang ini negaranya sedang ditimpa krisis akibat kebijakan luar negeri Amerika serikat yang menyebabkan nilai tukar lira terhadap dolar turun tajam , namun rupanya masih ada jalan keluar untuk menghadapi Krissi tersebut . Ternyata presiden Erdogan memiliki darah Georgia dari kakeknya .seorang muslim Georgia dari kota Batumi yang melarikan diri ke Turki akibat perselisihan yang disebabkan oleh pendudukan Rusia di Georgia abad 18 , pendudukan inilah yang menyebabkan Turki memiliki etnis minoritas Georgia yang beragama Islam padhaal etnis Georgia di negara Georgia sendiri mayoritas adlaah penganut Kristen ortodoks , Islam sudsah masuk ke Georgia pada zaman awal Islam dan pernah ada sebuah emirat yang didirikan di kota tiblisi dengan sebutan emirat tiflisi sesuai dengan logat Arab namun umat Islam di Georgia dikalahkan oleh kaum ortodoks Georgia yang dalam bahasa Arab disebut sebagai Al-Kurj (nama Georgia dalam bahasa Arab era itu kemudian muslim Georgia ikut banyak yang ikut terbunuh ketika pasukan khwarezmian yang lari dari kejaran Mongol bentrok dengan tentara ortodoks Georgia dalam pertempuran Garni , kota tiblisi rusak terbakar dengan korban jiwa yang besar , kejadian tersebut menimpa baik penghuni ortodoks maupun muslim yang ada . Kemudian Georgia diserbu oleh Rusia dan menyebabkan sebagian muskmu Georgia lari ke Turki sebahaiaman kakek dari orespres Erdogan .
Abad kemunduran yang memprihatinkan Turki Ustmani, Mesir, dan Arab Saudi : pesan lintas zaman dari kejadian di masa lalu sebagai pelajaran untuk orang sekarang
Pada abad 18 Umat Islam mengalami kemunduran,Turki Ustmani sudah bukan lagi kekuatsn besar yang diperhitungkan, militernya sudah ketinggalan zaman karena adanya oknum-oknum yang menolak modernisasi, alasannya adalah menolak teknologi kafir. orang zaman itu tidsk bisa membedakan budaya dan teknologi ketika ada rencana modernisasi senjata mereka menolak dengan alasan teknologi kafir , bEgitu juga ketika muncul teknologi mesin cetak, mereka menolak dengsn alasan itu teknologi kafir dan berbahaya, padahal alasan itu dikrluarkan karena para tukang tulis buku(maaf Bahasa saya terlalu kasar) menolak mesin cetak karena jika ada mesin cetsk merekq akan kalah bersaing, merrkw itu prang terpelajar dan termasuk sedikit orsng yang biss menulis dengan baik , namun karena menolak teknologi akibat kepentingan pribadi yang bersifst singskt saya sebut mereka sebagai tukang tulis buku, tentuc saja ada yang tidak setuju seperti channrl al muqadimah. tspi biarlah saya ada dsn yang tidak setuju ada , saya t...
Komentar
Posting Komentar