Mungkin anda pernah mendengar nama Muhammad Ali Pasya seorang reformis Mesir , sudah vabany yang tahu kiprah beliau dalam memajukan Mesir sekaligus "mbalela" terhadap Turki Usmani , Muhammad Ali Pasya inilah tokoh khedivate Mesir yang mengempur negara Saudi di dir'iyah ketika Arab Saudi belum berkembang seperti sekarang dan hanya menguasai najd(sekitar Riyadh) , dari namanya mungkin kita mengira Muhammad Ali Pasya adlah orang Arab /Arah Mesir atau Turki apalagi raja faruk dari mesir, .yang masih keturunan beliau berwajah mirip orang arab tetapi senesebena Muhammad Ali Pasya adalah orang Albania darii Balkan iaenjadi pejabat di dalam pemerintahan Turki Usmani dan diangkat sebagai penguasa semi independen atas Mesir , dengan gelar kedhiv , dalam menjalankan pemerintahannya di Mesir beliau banyak mengunakan pasukan Turki asal Balkan terutama Albania , pasukan Turki asal Eropa ini tentu akhlaknya berbeda dengan orang Arab asli karena tentara Turki Usmani asal Eropa bisa dibilang adalah "anak kemarin sore" dalam pemahaman agama , kehadiran tentara "bule " ini turut membuat suasana menjadi tegang karena letidak cocokan mereka dengan warga arab menurut beberapa sumber "pro-sauei" disebutkan bahwa pasukan Mesir ini tidak kenal adzan , saya tidak tahu apa benq mereka tidak kenal adzan namun menurut sumber yang terpercaya memangbenar pasukan "bule" Mesir ini berakhlak kasar , kekuasaan dinasti Muhammad Ali Pasya ini terus berlanjut sampai era modern sampai pada akhirnya digulingkan oleh nasionalis Arab dibawah pimpinan Gamal Abdul Nasser karena para raja hidup boros, sebenarnya dinasti mamluk juga bisa digolongkan sebagai dinasti "bule" karena banyak berasal dari circassian , Georgia , kipchak(eurasia) , dan kharwzmian (Uzbekistan sebelum diserang Mongol ) namun kedua dinasti ini tidak terlihat seperti dinasti "bule" seperti dinasti ptolemous (cleopaCle ) , Romawi , Inggris , Prancis karena kedua dinasti ini beragama Islam dan dalam agama Islam kita tidak boleh mbeda mendalamkan ras, pada saat napoleon menginvasi Mesir sempat dihembuskan propaganda agar orang Arab Mesir melawan penguasa mamalik atau mamluk asal Georgia karena bulan Arab padhaal Napoleon sendiri bukan orang Arab dan beda agama , disini saya tidak bermaksud mendistr
Abad kemunduran yang memprihatinkan Turki Ustmani, Mesir, dan Arab Saudi : pesan lintas zaman dari kejadian di masa lalu sebagai pelajaran untuk orang sekarang
Pada abad 18 Umat Islam mengalami kemunduran,Turki Ustmani sudah bukan lagi kekuatsn besar yang diperhitungkan, militernya sudah ketinggalan zaman karena adanya oknum-oknum yang menolak modernisasi, alasannya adalah menolak teknologi kafir. orang zaman itu tidsk bisa membedakan budaya dan teknologi ketika ada rencana modernisasi senjata mereka menolak dengan alasan teknologi kafir , bEgitu juga ketika muncul teknologi mesin cetak, mereka menolak dengsn alasan itu teknologi kafir dan berbahaya, padahal alasan itu dikrluarkan karena para tukang tulis buku(maaf Bahasa saya terlalu kasar) menolak mesin cetak karena jika ada mesin cetsk merekq akan kalah bersaing, merrkw itu prang terpelajar dan termasuk sedikit orsng yang biss menulis dengan baik , namun karena menolak teknologi akibat kepentingan pribadi yang bersifst singskt saya sebut mereka sebagai tukang tulis buku, tentuc saja ada yang tidak setuju seperti channrl al muqadimah. tspi biarlah saya ada dsn yang tidak setuju ada , saya t...
Komentar
Posting Komentar