Langsung ke konten utama

Dampak perang Irak :gadafi menyerahkan senjata pemusnah massalnya

Tentu saja kita semua sudah tahu bahwa Sadam Husein dituduh memiliki senjata pemusnah masal dan ternyata tidak terbukti dan dihukum gantung pada tahun 2006 sedangkan pemimpin "nyleneh" asal Libya Umar Khadafi dibunuh oleh pemberontak pada tahun 2012 setelah perang sipil Libya berlangsung seksel satu tahun , namun mungkin tidak banyak yang tahu bahwa sebenarnya Qadafi memang pernah membuat senjata pemusnah massal namun diserahkan kepada barat tidak lama setelah Irak dihancurkan dengan tujuan mencari senjata pemusnah massal , pada awalanya Qadafi masih memegang senjata pemusnah massal miliknya hal ini dapat dilihat pada video pertemuan liga Arab berjudul "gadafi predicts his death and Assad laugh" disitu gadafi menekankan pentingnya program nuklir negara Arab agar tidak mudah ditekan oleh nefane barat dan setelah Sadam Husein digantung mungkin Amerika serikat akan mengantungi pemimpin pemimpin negara Arab satu persatu , pidatonya ini ditanggapi dengan tawa oleh presiden Asad yang merupakan pemimpin termuda di dunia Arab , kita semua pada akhirnya tahu gadafi juga tewas akibat pemberontakan yang didukung oleh barat dan Asad Syi'ah sekarang juga sedang digoyang . Pada akhirnya gadafi memilih untuk menyerahkan senjatanya pada barat dengan harapan tekanan barat terhadap Libya akan berkurang dan hubungan Libya dengan barat membaik , keputusan ini pada akhirnya disesali oleh putra tertua qadafi sekaligus satu-satunya anak laki-laki qadafi  yang selamat , dalam suatu wawancara ia mengatakan "saya terllau liberal , kesalahan kami adalah menghentikan program nuklir kami dan tidak segera membeli senjata baru dari Rusia " , memang benar setelah menyerahkan senjata nuklirnya barat sempat berbaikan dengan Libya bahkan setahun sebelum pemberontakan Mentri luar negeri Amerika sempat berrber dengan slaah satu anak Qadafi yaitu Al mutasim dan pertemuan itu belranfusnb dengan hangat tanpa ada permusuhan , namun begitu revolusi pecah sikap barat berbalik 180 derajat , seolah-olah Libya tidak pernah berdamai dengan barat , terlepas dari benar atau tidaknya rezim gadafi kita dapat mengambil pelajaran bahwa tidak seharusnya kita mempercayai musuh hanya karena suatu sebab uang keci 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menganiaya non muslim karnea muslim dianiaya di luar negeri

Saya pernah menemukan sebuah video di YouTube tentunya sultan Turki Usmani yang bernama Salim I alias Salim yavus atau di barat dikenal sebagai Salim thengrim , ketika itu Turki sedang berkonflik dengan dinasti mamalik atau mamluke di Mesir dan dengan shafawiyah di Iran yang dulu Persia . Ketika konflik terjadi di timur tengah di bagian paling barat dunia Islam terjadi sebuah tragedi yaitu jatuhnya kerajaan Islam terkahir di Spanyol yaitu imarah Granada  . Sultan muhaMuha dari Granada terpaksa menyerah kepada raja Ferdinand dan ratu Isabela setelah artileri Castilla dan Leon sudah sangat dekat dengan dinding kota granada , penyerahan kota granada ini juga dilengkapi dengan perjanjian bahwa pasukan Castilla dan Leon tidak akan masuk ke dalam kota dan hukum Islam masih berlaku di dalam kota sementara sang sultan menangis diatas sebuah bukit yang dikenal oleh orang spanyol sebagai. "tangisan terkahir sang Moor" sultan ini perah difilmkan dalam film asasin creed . Setalah kota d...

Hoax mualaf

Sekarang rasanya sudah sulit untuk meluruskan suatu fenomena yang terjadi pada saat saya masih duduk di bangku SMA , pada sat stu beredar luas informasi di internet tentang adanya mualaf dari luar negeri dari beragam latar belakang, informasi-informasi ini disambut hangat oleh Umat Islam di indo dan disebarkan dengan kecepatan yang luar biasa  , setlaah tersebar luas ternyata info itu hoax , salah satu hoax yang gila adalah biksu tong adlah seorang muslim dan kitab suci yang dicari adalah Al Qur'an , barat yang dimaksud bukanlah India tapi Arab . Selain itu ada juga berbagai macam info hoax yang timbul 🌐, pada saat itu sudah ada orang yang berusaha mutuskan penyebaran info palsu ini namun malah dituduh yang bukan bukan sekarang terbukti ternyata isu yang beredar luas di internet tentang adanya mualaf itu malah merugikan umat Islam karena umat Islam dituduh menyebabkan teebterbentu berita palsu skala besar padahal berita tersebht belum tentu berasal dari sumber yang terpercaya kar...

Isu Obama beragama Islam

Mungkin isu yang saya bahas ini sudah basi karnaa memang bareack Husein Obama sudah bukan lagi presiden Amerika serikat dan sekarang kita sudah memasuki era Donald Trump , memang benar suara terlambat untuk menulis ini tetapi saya harap tulisan saya ini bisa menjadi pelajaran bagikita semua tentang perbedaan masyarakat di negara yang berbeda atas sebuah isu atau berita , saya sendiri kurang mampu menangkap apa yang ada di dalam pikiran masyarakat Amerika serikat namun paling tidak disini saya akan menjelaskan secara kasar tanggapan masyarakat Amerika serikat terhadap isu bahwa presiden Obama beragam Islam dengan tanggapan masyarkat Indonesian khususnya masuarmasy muslim indinIndo , pertama kita semua pasti pernah mendengar tentang isu bahwa presiden Amerika serikat barak Obama si "anak Menteng " adlah seorang muslim dan terbukti ternyata isu tersebut tidak benar karena presiden Obama mengikuti agama ibunya bukan agama ayah kandungnya dari nigrNig . Kita semua tahu bahwa keti...