Langsung ke konten utama

Pengadilan Saddam Hussein

Pertama-tama saya mohon maaf apabila terdapat pihak yang tersinggung oleh postingan saya karena sayaenggunakan banyak cuplikan dari situs berbahasa Inggris , banyak kalimat yang sulit diterjemahkan oleh saya ke bahasa indIndone walaupun saya paham karena tidak seluruh pengertian yang ada dapat diterjemahkan dengan teoat

Saddam Hussein selama menjadi oresidep Irak memiliki beberapa musuh baik itu di dalam dan di luar negeri , musuh dari luar adalah Iran , aassad tuwa , Kuwait , dan negara-negara Arab lainnya yang ikut dalam operasi badai gurun pimpinan Amerika serikat , musuh di dalam negeri adalah suku Kurdi dan Arab Syi'ah , saya tidak paham apa yang sebenarnya terjadi antara saddam Hussein dengan suku Kurdi dan Syi'ah Irak sehingga saya tidak berani berkomentar siapakah yang benar dan siapakah yang slaah karena bukan kapasitas daya untuk menghakimi , yang akan saya bahas disini adalah berjalannya proses persidangan Saddam Hussein sedikit.menyimpsng dari ketentuan internaiinter berikut ini :
Critics viewed the trial as a sham that did not meet international standards on the right to a fair trialAmnesty International stated that the trial was "unfair,"[2] and Human Rights Watchjudged that Saddam's execution "follows a flawed trial and marks a significant step away from the rule of law in Iraq."[3] Several months before the trial took place, Salem Chalabi, the former head of the Iraq Special Tribunal(which was established to try Hussein), accused interim Iraqi Prime Minister Iyad Allawi of pushing for a hasty show trial and execution, stating: "Show trials followed by speedy executions may help the interim government politically in the short term but will be counterproductive for the development of democracy and the rule of law in Iraq in the long term."[4

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Abad kemunduran yang memprihatinkan Turki Ustmani, Mesir, dan Arab Saudi : pesan lintas zaman dari kejadian di masa lalu sebagai pelajaran untuk orang sekarang

Pada abad 18 Umat Islam mengalami kemunduran,Turki Ustmani sudah bukan lagi kekuatsn besar yang diperhitungkan, militernya sudah ketinggalan zaman karena adanya oknum-oknum yang menolak modernisasi, alasannya adalah menolak teknologi kafir. orang zaman itu tidsk bisa membedakan budaya dan teknologi ketika ada rencana modernisasi senjata mereka menolak dengan alasan teknologi kafir , bEgitu juga ketika muncul teknologi mesin cetak, mereka menolak dengsn alasan itu teknologi kafir dan berbahaya, padahal alasan itu dikrluarkan karena para tukang tulis buku(maaf Bahasa saya terlalu kasar) menolak mesin cetak karena jika ada mesin cetsk merekq akan kalah bersaing, merrkw itu prang terpelajar dan termasuk sedikit orsng yang biss menulis dengan baik , namun karena menolak teknologi akibat kepentingan pribadi yang bersifst singskt saya sebut mereka sebagai tukang tulis buku, tentuc saja ada yang tidak setuju seperti channrl al muqadimah. tspi biarlah saya ada dsn yang tidak setuju ada , saya t...

Andranik Ozanian dan kawan kawan: tokoh-kokoh pemberontak Armenia yang menjadi salah satu antagonis dalam Payithat Abdul Hamid II

saya memang cukup mengagumi Turki Utsmani sebagai kerajaan Islam yang besar, namun saya tidak menutup mata kalau ada cela atau aib pada Turki Utsmani, begitu juga dengan kerajaan-kerajaan Islam lainnya, karena kerajaan dan raja Islam seperti Amir, Sultan, bahkan Khalifah itu tidak ma'sum atau dijaga oleh Allah Subhanallahu Wata'ala dari dosa, bahkan khulafaur Rasyidin juga tidak ma'sum, yang ma'sum adalah rasulullah shalallahu alaihi wassalam.pengetahuan saya akan cela atau aib yang ada pada kerajaan-kerajaan Islam bukanlah sesuatu yang membuat saya ragu terhadap ajaran Islam karena kerajaan Islam sebagai mana yang saya sebutkan sebelumnya tidak ma'sum dan bisa memiliki kesalahan, yang salah adalah raja dan pemerintahannya bukan Islamnya. apabila saya menceritakan tentang aib tesebut juga bukan untuk melemahkan semangat beragama namun untuk mengingatkan kalau orang di zaman dahulu pernah berbuat salah dan jangan sampai kita mengulangi kesalahn itu, jika anda hanya ...

Pengepungan Acre Pada Perang Salib Ketiga: Sejarah Asli Kampanye Age of Empire II : The Lion and Demon

Para pengguna internet yang sudah punya komputer sejak tahun 1990an mungkin sudah tidak asing lagi dengan permainan strategi Age Of Empire II terutama seri pertamanya Age of Kings, yang mana di dalam permainan itu terdapat mode ( campaign )kampanye,skenario yang berdasarkan pada sejarah asli. Salah satu skenario kampanye yang ada adalah skenario Saladin atau Shalahudin Al Ayyubi. Skenario itu terdiri atas enam bagian dan yang terakhir adalah The Lion and Demon yang berarti "Sang Singa dan Sang Setan". Skenario itu didasarkan pada pengepungan Kota Acre, sebuah kota pelabuhan di Palestina oleh pasukan Salib gabungan dari pasukan Salib Inggris yang dipimpin oleh Richard the Lion Heart dan Pasukan Salib Perancis yang dipimpin oleh Louis Augustus. https://youtu.be/f2VDzjcIocY?si=TFMq-4u-pxN03yxu Pada skenario ini pemain diharuskan untuk membagun sebuah wonder (keajaiban dunia) dan mempertahankannya agar jangan sampai hancur sampai waktu timer wonder habis, pemenang akan menang a...