Langsung ke konten utama

Arminius Vambery Alias Vambery Effendi Payithat Abdul Hamid II

Petualangan Armin Vambery (Vambery Effendi film Payithat Abdul Hamid ) Pembaca yang suka menonton film serial drama Turki payithat Abdul Hamid tentu sudah tidak asing lagi dengan sosok yang bernama Vambery Effendi, mata-mata Yahudi yang sudah Agak tua, agak botak , dan sulit berjalan,suka makan serta rambutnya sudah putih, kadang tertidur , tingkah lakunya kadang-kadang lucu dan unik. Namun tetap seorang mata-mata yang hebat. Vambery Effendi adalah mata-mata Inggris yang diberi tugas untuk melawan perluasan pengaruh Rusia di Asia Tengah, Kaukasus, dan Turki , karena Rusia juga saingan Turki terkadang ia bekerjasama dengan Turki sehingga ia turut menjadi agen Turki alias agen Ganda . nama lengkap Vambery Effendi adalah Armin Vambery, namun terlahir dengan nama Hermann Wamberger di Hongaria pada 19 Maret 1832 . Di dunia nyata Vambery Effendi bukan sosok yang bisa diremehkan , memang kebetulan sosok Vambery Effendi yang ditampilkan di serial drama Turki tersebut adalah sosok Armin Vambery yang sudah tua . Di masa mudanya Armin menjelajah dari Balkan , Turki , Persia bahkan sampai ke Asia Tengah . Vambery lahir di keluarga Yahudi namun menjadi atheist. Awalnya ia bekerja sebagai pembuat pakaian , namun menjadi profesor Bahasa-bahasa Timur di Universitas Budapest setelah kuliah. Oleh Theodor Herzl ia diajukan sebagai salah satu konsultan untuk urusan diplomatik Karena pengetahuannya tentang Bahasa dan Budaya Turki Setelah menghabiskan satu tahun di konstantinopel ia menerbitkan kamus bahasa Turki-Hungaria pada 1858, pada tahun 1861 ia Kembali ke Budapest dan Mendapatkan banyak tunjangan dari universitas Budapest, pada musim semi di tahu yang sama , ia kembali ke Turki Usmani, kemudian menyamar sebagai Darwish (sufi) Sunni dengan nama Reshit Effendi , dari Konstantinopel ia kemudian pergi ke Trabzon di Laut Hitam, lalu ke Teheran di Iran Persia, kemudian ikut membaur dengan rombongan jamaah haji Iran yang baru saja pulang dari Makkah, bersama dengan rombongan itu ia pergi ke Iran bagian tengah seperti Tabriz, Zanjan, dan Qazvin , kemudian ke Isfahan , Shiraz , dan akhirnya mencapai Khawarizmi atau Asia Tengah pada 1863, selama perjalanan itu ia mampu menutupi identitasnya sebagai reshit Effendi , dan dengan penyamarannya itu ia mampu mewawancarai Khan Sayyid Muhammad Khan (penguasa ) Khiva , setelah dari Khiva ia mampu pergi ke Bukhara dengan menyeberangi sungai Darya , setelah itu dia sampai ke Samarkand, di sana ia sempat dicurigai oleh penguasa setempat, dan sempat diinterogasi selama satu setengah jam, tapi ia mampu menjaga penyamarannya dan memberikan banyak hadiah kepada penguasa lokal saat ia pergi. Setelah meninggalkan Samarkand ia pulang ke Konstantinopel lewat jalur Herat, dari Herat ke Tehran , dan dari Tehran ke Erzurum dan Trabzon , ia sampai ke Konstantinopel pada 1864.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menganiaya non muslim karnea muslim dianiaya di luar negeri

Saya pernah menemukan sebuah video di YouTube tentunya sultan Turki Usmani yang bernama Salim I alias Salim yavus atau di barat dikenal sebagai Salim thengrim , ketika itu Turki sedang berkonflik dengan dinasti mamalik atau mamluke di Mesir dan dengan shafawiyah di Iran yang dulu Persia . Ketika konflik terjadi di timur tengah di bagian paling barat dunia Islam terjadi sebuah tragedi yaitu jatuhnya kerajaan Islam terkahir di Spanyol yaitu imarah Granada  . Sultan muhaMuha dari Granada terpaksa menyerah kepada raja Ferdinand dan ratu Isabela setelah artileri Castilla dan Leon sudah sangat dekat dengan dinding kota granada , penyerahan kota granada ini juga dilengkapi dengan perjanjian bahwa pasukan Castilla dan Leon tidak akan masuk ke dalam kota dan hukum Islam masih berlaku di dalam kota sementara sang sultan menangis diatas sebuah bukit yang dikenal oleh orang spanyol sebagai. "tangisan terkahir sang Moor" sultan ini perah difilmkan dalam film asasin creed . Setalah kota d...

Hoax mualaf

Sekarang rasanya sudah sulit untuk meluruskan suatu fenomena yang terjadi pada saat saya masih duduk di bangku SMA , pada sat stu beredar luas informasi di internet tentang adanya mualaf dari luar negeri dari beragam latar belakang, informasi-informasi ini disambut hangat oleh Umat Islam di indo dan disebarkan dengan kecepatan yang luar biasa  , setlaah tersebar luas ternyata info itu hoax , salah satu hoax yang gila adalah biksu tong adlah seorang muslim dan kitab suci yang dicari adalah Al Qur'an , barat yang dimaksud bukanlah India tapi Arab . Selain itu ada juga berbagai macam info hoax yang timbul 🌐, pada saat itu sudah ada orang yang berusaha mutuskan penyebaran info palsu ini namun malah dituduh yang bukan bukan sekarang terbukti ternyata isu yang beredar luas di internet tentang adanya mualaf itu malah merugikan umat Islam karena umat Islam dituduh menyebabkan teebterbentu berita palsu skala besar padahal berita tersebht belum tentu berasal dari sumber yang terpercaya kar...

Isu Obama beragama Islam

Mungkin isu yang saya bahas ini sudah basi karnaa memang bareack Husein Obama sudah bukan lagi presiden Amerika serikat dan sekarang kita sudah memasuki era Donald Trump , memang benar suara terlambat untuk menulis ini tetapi saya harap tulisan saya ini bisa menjadi pelajaran bagikita semua tentang perbedaan masyarakat di negara yang berbeda atas sebuah isu atau berita , saya sendiri kurang mampu menangkap apa yang ada di dalam pikiran masyarakat Amerika serikat namun paling tidak disini saya akan menjelaskan secara kasar tanggapan masyarakat Amerika serikat terhadap isu bahwa presiden Obama beragam Islam dengan tanggapan masyarkat Indonesian khususnya masuarmasy muslim indinIndo , pertama kita semua pasti pernah mendengar tentang isu bahwa presiden Amerika serikat barak Obama si "anak Menteng " adlah seorang muslim dan terbukti ternyata isu tersebut tidak benar karena presiden Obama mengikuti agama ibunya bukan agama ayah kandungnya dari nigrNig . Kita semua tahu bahwa keti...